MENCETAK GENERATOR SYIAR MUDA: SDN 11 MANGGEMACI KOTA BIMA GELAR LOMBA DA’I CILIK ANTARKELAS

KOTA BIMA, 11 MARET 2026 – Memasuki hari kedua rangkaian Pondok Ramadhan, suasana di SDN 11 Manggemaci Kota Bima tampak meriah dan penuh semangat dakwah. Pagi ini, Selasa, sekolah menyelenggarakan Lomba Da’i Cilik yang diikuti oleh perwakilan siswa-siswi terbaik dari kelas 1 hingga kelas 5.

Keberanian Berorasi di Atas Mimbar Lomba yang bertempat di panggung utama sekolah ini menjadi ajang pembuktian keberanian bagi para siswa. Dengan mengenakan busana muslim dan muslimah yang rapi—beberapa di antaranya lengkap dengan sorban dan jas—para peserta tampil percaya diri menyampaikan pesan-pesan moral keagamaan di hadapan dewan juri dan rekan-rekan mereka.

Tema yang dibawakan sangat bervariatif, mulai dari pentingnya menghormati orang tua, keutamaan berpuasa di bulan Ramadhan, hingga ajakan untuk menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari iman.

Kriteria Penilaian yang Menyeluruh Dewan juri yang terdiri dari praktisi dakwah dan guru agama SDN 11 Manggemaci menetapkan kriteria penilaian yang ketat untuk menjaring bakat terbaik:

  • Intonasi dan Artikulasi: Kejelasan suara dan penekanan nada dalam berbicara.

  • Penguasaan Materi: Kesesuaian isi ceramah dengan dalil (Al-Qur'an dan Hadist) yang dibawakan.

  • Mimik dan Gestur: Ekspresi wajah dan gerak tubuh yang mendukung penyampaian pesan.

  • Ketepatan Waktu: Kemampuan mengatur durasi ceramah sesuai batas waktu yang ditentukan.

"Kami sangat terpukau dengan bakat anak-anak. Tidak hanya hafal teks, tapi mereka mampu membawakannya dengan gaya bicara layaknya pendakwah profesional. Ini adalah modal besar untuk kepemimpinan mereka di masa depan," ujar salah satu juri di sela-sela perlombaan.

Apresiasi dari Kepala Sekolah Kepala SDN 11 Manggemaci yang hadir memantau jalannya lomba memberikan apresiasi tinggi. Beliau menyampaikan bahwa Lomba Da’i Cilik ini merupakan salah satu cara sekolah untuk mengasah public speaking siswa sekaligus menanamkan karakter percaya diri sejak dini.

Dukungan dari para guru kelas dan orang tua juga terlihat sangat besar. Ruangan lomba dipenuhi dengan tepuk tangan riuh setiap kali peserta menyelesaikan ceramahnya dengan pantun atau ajakan yang menggugah.

Harapan Kedepan Melalui kegiatan ini, SDN 11 Manggemaci berharap dapat melahirkan orator-orator muda yang mampu mensyiarkan nilai-nilai kebaikan di lingkungan masyarakat Kota Bima. Pemenang dari lomba ini nantinya akan dipersiapkan untuk mewakili sekolah dalam ajang FLS2N atau lomba keagamaan tingkat kota yang akan datang.

Kegiatan Selasa ini berjalan lancar hingga siang hari dan akan dilanjutkan dengan agenda lomba berikutnya sesuai jadwal Pondok Ramadhan yang telah disusun panitia.