PENYAMBUTAN SISWA SISWI SDN 11 MANGGEMACI KOTA BIMA OLEH GURU-GURU SDN 11 MANGGEMACI KOTA BIMA

KOTA BIMA, 30 MARET 2026 – Suasana penuh kehangatan dan kedisiplinan menyelimuti gerbang utama SDN 11 Manggemaci Kota Bima pagi ini. Seluruh jajaran guru dan tenaga kependidikan berbaris rapi untuk menyambut kehadiran para siswa-siswi dalam rutinitas pagi yang menjadi ciri khas sekolah penggerak tersebut.

Tradisi Salam dan Sapa Kegiatan penyambutan ini bukan sekadar rutinitas formalitas. Sejak pukul 06.45 WITA, para guru sudah bersiap di depan gerbang untuk memberikan sapaan ramah, senyuman, dan jabat tangan takzim dari para siswa. Tradisi ini bertujuan untuk membangun kedekatan emosional antara pendidik dan peserta didik sebelum kegiatan belajar mengajar (KBM) dimulai.

Menurut salah satu guru senior di SDN 11 Manggemaci, langkah ini sangat efektif untuk memantau kesiapan mental dan fisik siswa sebelum memasuki kelas. Dengan menyapa secara langsung, guru dapat mendeteksi suasana hati siswa, sehingga mereka merasa lebih dihargai dan termotivasi untuk belajar.

Membangun Karakter dan Kedisiplinan Selain sebagai bentuk keramahan, kegiatan ini juga menjadi instrumen penting dalam penegakan kedisiplinan dan pembentukan karakter (akhlak mulia).

  • Kerapian Atribut: Guru memastikan siswa mengenakan seragam sesuai aturan.

  • Budaya 5S: Menerapkan prinsip Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun secara langsung.

  • Ketepatan Waktu: Mendorong siswa untuk hadir sebelum bel masuk berbunyi.

Kesan Orang Tua Siswa Kegiatan rutin ini mendapat apresiasi positif dari para orang tua wali murid. Banyak yang merasa tenang melepas anak-anak mereka di sekolah karena melihat dedikasi para guru yang sudah menyambut dengan kasih sayang sejak di pintu gerbang.

"Melihat guru-guru sudah berdiri menyambut anak-anak kami dengan senyuman membuat kami merasa sekolah ini adalah rumah kedua yang aman bagi anak-anak," ujar salah satu wali murid yang sedang mengantar anaknya.

Penutup Kepala Sekolah SDN 11 Manggemaci berharap konsistensi dalam penyambutan siswa ini dapat terus dipertahankan. Hal ini sejalan dengan visi sekolah untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, nyaman, dan berkarakter di Kota Bima. Dengan sambutan yang positif di pagi hari, diharapkan semangat belajar siswa akan terus terjaga hingga jam pelajaran berakhir.