Semarak Ramadan di SDN 11 Manggemaci Kota Bima: Melalui Pesantren Kilat, Cetak Generasi Muda Berakhlak Mulia

Semarak Ramadan di SDN 11 Manggemaci Kota Bima: Melalui Pesantren Kilat, Cetak Generasi Muda Berakhlak Mulia

KOTA BIMA 3 MARET 2026 – Bulan suci Ramadan 1447 H menjadi momentum berharga bagi SDN 11 Manggemaci Kota Bima untuk memperkuat karakter religius siswanya. Melalui kegiatan Pesantren Kilat (Sanlat) yang digelar di lingkungan sekolah, lembaga pendidikan ini berkomitmen mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlakul karimah.

Kegiatan yang Mempertebal Iman

Rangkaian kegiatan Pesantren Kilat ini diikuti oleh seluruh siswa dengan penuh antusias. Berbeda dengan hari sekolah biasa, suasana sekolah tampak lebih syahdu dengan balutan busana muslim yang dikenakan oleh para siswa dan guru.

Materi yang disampaikan dalam Sanlat ini disusun secara interaktif, meliputi:

  • Pendalaman Fiqih Ibadah: Praktik tata cara wudhu dan shalat yang benar.

  • Tadarus Al-Qur'an: Melancarkan bacaan ayat-ayat suci secara bersama-sama.

  • Kisah Teladan Nabi: Meneladani sifat-sifat Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

  • Etika dan Adab: Menanamkan sopan santun kepada orang tua, guru, dan teman.

Membentuk Karakter di Tengah Tantangan Zaman

Kepala SDN 11 Manggemaci dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pesantren Kilat ini merupakan agenda tahunan strategis. Di tengah gempuran arus teknologi dan informasi, penguatan fondasi agama dianggap sebagai perisai utama bagi anak-anak.

"Kami ingin Ramadan kali ini menjadi titik balik bagi siswa untuk lebih mencintai agamanya. Lewat Pesantren Kilat, kita tanamkan nilai kejujuran, kesabaran, dan kepedulian sosial agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia," ungkapnya.

Berbagi di Bulan Berkah

Selain pemberian materi di dalam kelas, semarak Ramadan di SDN 11 Manggemaci juga diisi dengan kegiatan sosial, seperti pengumpulan zakat fitrah dan pembagian paket sembako bagi warga sekolah yang membutuhkan. Hal ini dilakukan untuk melatih rasa empati dan semangat berbagi sejak dini kepada para peserta didik.

Kegiatan yang berlangsung selama sepekan ini rencananya akan ditutup dengan acara Buka Puasa Bersama dan salat Maghrib berjamaah, yang diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antara guru, siswa, dan orang tua wali murid.